NAMLEA,Persadanusa.com–Pelaksanaan Tes Kemmpuan Akademik (TKA) di SMA Negeri 13 Buru, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, berlangsung aman dan lancar. Kegiatan yang dimulai pada Senin hingga Kamis 29 Oktober 2026 tersebut diikuti seluruh siswa kelas akhir dengan penjadwalan ketat dan pengawasan berlapis.
Mekanisme pelaksanaan di lakukan secara terpusat di satu ruang kelas yang difungsikan sebagai ujian TKA. Setiap hari dibagi dalam tiga sesi , masing-masing diikuti 17 peserta didik. Sistem yang digunakan adalah moda daring ( online) dengan perangkat croumbook sekolah yang telah di standarisasi.Panitia menyiapkan proktor atas nama N.Rahmawati Umasugi dan teknisi Mahani Fanolong SP.
Untuk memastikan stabilitas jaringan dan perangkat selama ujian berlangsung.Untuk menjaga objektivitas dan integritas, pelaksanaan TKA menerapkan sistem pengawasan silang. Pengawas silang berasal dari SMAN 10 Buru, yakni Cosmas Habel Tasidjawa. Kehadiran pengawas eksternal ini menjadi bagian dari prosedur untuk menjaga potensi kecurangan serta memastikan pelaksanaan sesuai petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Provinsi Maluku.

Namun, kendala teknis sempat terjadi pada Selasa 27 Oktober 2026, sesi pertama. Gangguan konektivitas menyebabkan sejumlah peserta belum dapat menyelesaikan secara optimal.
Panitia mengambil langkah cepat dengan menjadwalkan ulang sesi tersebut pada Hari Jumat 30 Oktober 2026.Hasilnya, pelaksanaan ulangan berjalan tanpa hambatan, seluruh peserta dapat menyelesaikan soal dengan durasi sekitar 90 menit dan pengawasan tetap sesuai prosedur.
Kepala SMAN 13 Buru, Warda Ipa S.Ag.M.Pd menegaskan, bahwa keberhasilan pelaksanaan TKA tidak lepas dari kesiapan teknis dan seluruh warga sekolah menjaga mutu.

“Kami ingin memastikan TKA berjalan dengan prinsip jujur, tertib dan berintegritas. Kendala teknis adalah hal yang wajar dalam sistem online, yang terpenting adalah bagaimana kami merespon cepat dengan solusi yang tidak merugikan peserta didik, “ujar Warda Ipa kepada wartawan.
Warda menambahkan, pihak sekolah akan terus berupaya memperkuat infrastruktur digital dan budaya disiplin ujian. Menurutnya, pengalaman TKA kali ini menjadi modal penting untuk persiapan asesmen nasional mendatang, sekaligus membangun kepercayaan orang tua terhadap proses pendidikan yang transparan dan profesional di wilayah pesisir Buru Kecamatan Waplau.”tambahnya. Sabtu (31/10/2026).PU-01












