
NAMLEA,Persadanusa.com-Isu adanya campur tangan elit Pemda Buru dalam proyek Revitalisasi SMAN 2 Buru yang beredar sejak Jumat 28 Agustus 2026 lalu, resmi terbantahkan.
Ketua pelaksana pembangunan, Samsul Bahar Manuputy atau akrab disapa Abang Sam,telah melakukan koordinasi langsung ke Pemerintah Daerah Kabupaten Buru, hingga ke Bupati. Dalam pertemuan itu, Bupati menegaskan berita tersebut tidak berdasar sama sekali.
Koordinasi tersebut sekaligus mempertegas satu hal: Pembangunan Revitalisasi SMAN 2 Buru berjalan 100% sesuai juknis bukan sesuai titipan.
Ini berdasarkan dokumen resmi SK( Surat Keputusan) Kepala SMAN 2 Buru No.421.4/698/2026 dan No.421.4/702/2026 tanggal 21 Juli 2026, seluruh proses mengacu pada. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026.
Panduan Pelaksanaan dan Laporan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi satuan PAUD Tahun 2026.
Instruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 2025. Artinya: bahwa swakelola oleh sekolah melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), bukan sistem tender kontraktor.
Olehnya itu, panitia resmi yang di tetapkan adalah Sehan Hi Yahya S.pd.M.Pd sebagai penanggung jawab. Muhammad Iksan Albram ST sebagai ketua, Rivai Sindring sebagai Sekretaris, Quniati Aini S.Pd adalah Bendahara, sedangkan Samsul.B.Manuputy sebagai Kepala Pelaksana dan Darmin Tanama sebagai Keamanan, steril dari elit.
Selanjutnya, pencairan dana bertahap sesuai progres fisik. Inilah yang membuktikan kepatuhan pada Juknis, dimana total pagu Rp.1.011.533.000, masuk ke rekening sekolah tahap pertama Rp 700.000.000, dan baru di belanjakan senilai Rp 350.000.000 atau 34,6 persen sesuai progres pembangunan. Juknis melarang pencairan 100% jika fisik belum 100 persen.
Kemudian, ada Tim Pengawas yang bertugas membuat dokumen perencanaan dan mengawasi pelaksanaan, sesuai mandat Juknis untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Pihaknya menambahkan, langkah abang Sam Manuputy menemui Bupati Justru menjadi bukti transparansi. Bukan di atur, melainkan melapor agar proses proyek pendidikan tetap steril dari politisasi. Dan isu Intervensi elit Pemda Buru dalam Revitalisasi SMAN 2 Buru dinyatakan runtuh dan tidak berdasar. Selasa(08/9/2026).


