Beranda / Home / Buru / PESTA RAKYAT DI HUT–KE 27 BURU, ADA STAND YANG TERLEWATKAN.

PESTA RAKYAT DI HUT–KE 27 BURU, ADA STAND YANG TERLEWATKAN.

NAMLEA,Persadanusa.com –Pesta rakyat makan patita menutupi rangkaian puncak Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Buru dengan meriah .Senin (12/10).

Sebelumnya, puncak perayaan di gelar dengan upacara resmi, pegelaran seni sanggar Seni Hijau Bupolo binaan Ny Mohra Ikram Umasugi, pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati dan wakil Bupati Buru sebagai simbol syukur 27 tahun bumi Bupolo.

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati SBB, wakil Bupati Buru Selatan, Kapolres Buru, Dandim 1506 Namlea, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Buru, para Anggota DPRD Buru Selatan, para Kades se-Kabupaten Buru, serta tamu kehormatan lainnya. Lomba Gerak Jalan Indah di menangkan oleh SMAN 1 Buru dengan hadiah Rp 6 Juta.

Setelah itu, puluhan stand dari instansi, Bank Maluku/Malut, hingga paguyuban seperti IKKST (Ikatan Keluarga Kerukunan Sulawesi Tenggara) dan lain-lain. Menggelar tradisi Makan Patita untuk pejabat dan masyarakat umum. Salah satunya Stand Cabang Dikmensus Buru.

Pantauan dilapangan, rombongan salah satu pejabat bersama tamu pejabat dari Pemkab
lain berkelilingi memantau stand. Namun pemandangan berbeda terlihat di Stand Dikmensus yang bersebelahan dengan Stand IKKST. Rombongan hanya melintas sekilas tanpa sapaan khusus, seolah tidak di perhitungkan.

Berbanding terbalik, perhatian justru datang dari Ketua DPRD Provinsi Maluku, Solihin Buton. Di tengah ramainya pejabat yang lewat , Solihin Buton tampak menyempatkan diri mampir, duduk bersama serta saling menyapa bahkan berfose bersama di depan Stand milik Cabang Pendidikan Menengah dan Khusus tersebut.

Aksi seorang Solihin itu pun mendapat pujian dan apresiasi dari semua personil dalam hal ini Para Kepsek SMA/SMK dan SLB.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak Solihin Buton. Di saat Stand kami seakan terlewatkan oleh rombongan pejabat daerah, beliau justru datang penuh perhatian. Beliau duduk dan menyapa bersama kami dan memberi semangat. Ini bentuk penghargaan yang luar biasa bagi kami. Bagi kami Dikmensus ini keluarga, kebersamaan itu yang paling penting, bukan sekedar singgah, tapi di hargai, “ujar salah satu Kepsek.

Meski sempat merasa terabaikan, semangat kebersamaan di Stand Dikmensus tidak luntur. Mereka tetap melayani masyarakat yang datang maupun bahkan dari pihak aparat Kepolisian dan lain-lain yang datang dengan penuh kehangatan hingga akhir acara Makan Patita. Senin (12/10/2026). PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *