NAMLEA,Persadanusa.com‐-Waktu seolah menjawab kerja keras. Setahun yang lalu, tepat 09 September 2025, seorang pendidik bernama Rahman Ali S.Pd, pertama kali menginjak kaki di kantor Cabang Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Buru. Ia datang dari pengabdiannya yang panjang di SPMA Passo, Ambon.
Hari ini, langkah itu berbuah amanah besar. Rahman Ali S.Pd, resmi mendapat tambahan Masa Kepemimpinan 1 Tahun sebagai Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Buru. Sebuah keputusan yang di sambut hangat oleh dunia pendidikan buru.
Apa yang membuat beliau begitu di percaya?,
Jawabannya terekam dalam foto pada 09 September 2026 sekitar Pukul 09.12 WIT. Diruang rapat sederhana Kacabdin Buru, tidak ada jarak antara pimpinan dan staf.
Tampak temu dalam satu ruang, semua kepala tertunduk khusyuk. Suasana hening, penuh harap agar sama sama memajukan pendidikan buru yang berkualitas.
Ini adalah gaya kepemimpinan Responsif Adaptif yang sesungguhnya. Merangkul, bukan memerintah, Mendengar, bukan sekedar didengar.

Dari Passo untuk Buru Maju,,!!
Banyak yang tahu, SPMA Passo adalah kawah candradimuka pendidikan vokasi yang keras dan disiplin. Disanalah Rahman Ali ditempa. Pengalaman itulah yang ia bawah ke Kabupaten ini. Kedisiplinan, Ketegasan, dan Kepedulian pada pendidikan kejuruan.
Dalam satu Tahun Kepemimpinan, denyut koordinasi SMA/SMK se-Kabupaten Buru kembali hidup, Komunikasi yang lebih mengedepankan kekeluargaan jauh lebih penting.
Tambahan satu tahun ini bukan hadiah. Ini adalah kesempatan untuk menuntaskan visi-misi besar yang belum selesai.
Satu tahun lalu ia datang sebagai orang baru dari passo.
Hari ini, ia bertahan sebagai keluarga besar pendidikan Buru. Harapan baru bagi ribuan siswa.
Buru butuh pemimpin yang tidak hanya datang, tapi tinggal dan berjuang. Dan itu ada pada Rahman Ali.S.Pd. Inilah gaya Responsif – Adaptif yang ia bawa, Dekat, Merangkul, dan Religius.
“Beliau tidak membangun jarak. Beliau membangun keluarga, “ungkap Djunaid Nakul
Kepala Kasei SMA,SMK dan SLB. Jumat (11/09/2026).





